Ciri-Ciri Orang Baik


A shoulder of a good man

A shoulder of a good man

Saya lupa sejak kapan tepatnya, tapi sudah lama ada tanda tanya besar tentang kenapa saya hampir tidak pernah disebut sebagai orang baik. Tidak mudah menerima kenyataan itu dengan lapang dada sebab saya pikir saya tidak pernah berniat jahat. Dan kekecewaan saya bertambah ketika melihat orang-orang yang dikenal sebagai orang baik justru kadang berbuat tidak baik (entah karena mereka tidak tulus, suka mencuri, berbuat curang, merugikan orang lain, dan sebagainya).

Saya lalu berusaha mencari jawabannya—melalui perenungan dan penjelajahan dunia maya—atas pertanyaan akbar ini: apa saja kriteria orang disebut baik?

Dalam konteks “orang baik,” “baik” diartikan sebagai patut, tidak ada celanya, tidak jahat. Berangkat dari arti ini, saya mulai membuat daftar ciri-ciri yang terangkum dari berbagai sumber termasuk kontemplasi di malam-malam syahdu sembari nonton berita di televisi.

Inti dari menjadi orang baik adalah berbuat baik terhadap orang lain, yaitu bagaimana seseorang memperlakukan orang lain di sekitarnya. Orang yang memiliki kebaikan hati (kindness) tidak akan menyakiti hati orang lain. Mereka juga berkeinginan besar untuk menolong orang lain. Dan ternyata… semakin saya menggali topik ini, semakin saya tenggelam dalam daftar panjang karakteristik yang tidak mudah untuk disortir.

Kebaikan hati seseorang akan tercermin dalam tutur   kata (speech), wajah (facial expression) dan kelakuan (behaviour).

Saya akan coba mengkategorikan sifat-sifat tersebut dalam dua kelompok: (1) bersifat mendasar, mutlak dan bisa secara eksplisit disaksikan dan/atau dirasakan oleh orang lain, (2) bersifat mendukung dan lebih samar karena tidak bisa secara langsung ditangkap oleh indera.

Kategori 1: Mendasar dan langsung (basic and direct). Dengan menunjukkan sikap-sikap berikut, seseorang dapat dengan mudah mendapatkan gelar baik.

  1. Ramah (friendly)
  2. Murah hati (generous)
  3. Lembut (gentle)
  4. Peduli (caring)
  5. Suka menolong (helpful)
  6. Penuh kasih (loving)
  7. Rendah hati (humble)
  8. Penyabar (patient)
  9. Ceria, periang (joyful, light-hearted)
  10. Suka berterimakasih (grateful)

Kategori 2: Bersifat mendukung dan tidak langsung (supportive and indirect). Karakter berikut kadang tidak bisa dengan kasat mata nampak dalam sikap. Sehingga meskipun ciri-ciri tersebut dimiliki seseorang, orang lain tidak dengan mudah menyebutnya baik.

  1. Jujur (honest)
  2. Terpercaya (trustworthy)
  3. Tulus (sincere)
  4. Peka, memikirkan orang lain (thoughtful, considerate)
  5. Bertanggungjawab (responsible)
  6. Menghormati (respectful)
  7. Toleran (tolerant)
  8. Setia (loyal, faithful)
  9. Pemaaf (forgiving)
  10. Belas kasih (compassionate, sympathetic)
  11. Tidak menghakimi (non-judgmental)
  12. Berpikiran positif (positive thinking)
  13. Optimis (optimistic)
  14. Andal (reliable)

Nah, dengan daftar tersebut sekarang atribut “baik” menjadi lebih jelas. Saya juga bisa menilai diri sendiri apakah sudah baik atau belum. Sebagai pelengkap tulisan ini, saya ingin mengundang pembaca untuk berpendapat dalam poll yang saya buat mengenai kriteria menjadi orang baik ini.

3 thoughts on “Ciri-Ciri Orang Baik

  1. Pas PMS, susah mau berbuat baik. Jauh jauh deh! Hehe

    Err, kayaknya aku punya ciri disemua kategori, kayaknya semua orang punya ciri itu juga, kurasa ..grade-nya aja yang beda.
    Contoh: Pemaaf(ku)= 7/10, jelas salah tapi orangnya mau minta maaf, lalu aku gak tega, tapi tetep kalo inget jadi bete. Menurutku angka yang pas ya di 7 dr skala 10

    Hehe

    • truelia says:

      Iya, aku pun mengalami kesulitan untuk menyimpulkan orang baik itu yang seperti apa sih?! Tapi untuk sementara, kategori 1 itu mencerminkan persepsi mayoritas orang tentang orang baik. Selama 10 hal itu terpenuhi, disebutlah ia “baik”. Sementara kategori 2 juga sifat-sifat baik tapi perlu proses mengenal lebih jauh gitu…

  2. beny searbani says:

    orang baik itu adalah: mengasihi Tuhan ALLAH dengan segenap hati, akal budi, segenap jiwa. dan mengasihi manusia seperti dirinya sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s